Awal tahun 2014 ini memang telah di prediksi oleh beberapa pihak tentang datangnya cuaca buruk yang akan menghampiri Indonesia, bukan saja cuaca buruk tapi erupsi gunung berapi pun menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi hari – hari di awal tahun yang berat. Cuaca yang sulit di prediksi kadang panas terik sulit hujan untuk beberapa hari lalu hujan pun datang dengan beringasnya seperti memuntahkan segala keluh kesah penduduk di negri ini. Intensitas curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan di beberapa daerah terendam banjir, air sungai meluap di tambah perilaku kita sebagai manusia yang sering buang sampah sembarangan mungkin hal itu menjadi pemicu terjadinya banjir bukan hanya faktor alam saja tapi faktor perilaku manusianya pun yang menjadi trigger bencana tersebut akan terjadi. Mungkin dunia sudah lelah atas perilaku manusia yang tinggal di dalamnya, selama kita mencegah bencana barang tentu bencana akan datang terus datang kepada kita entah itu bencana alam atau apapun yang termasuk dalam kategori bencana sesuai persepsi masing – masing. Apakah kita pernah sering merenung kenapa bencana sering terjadi?, apakah ada yang salah dalam diri kita hingga kita selalu melupakan Tuhan kita?, apakah bencana datang silih berganti untuk mengingatkan kita?. Saya yakin bila seseorang yang beriman dan tetap tawakal selalu ingat kepada Tuhan-nya apapun bencana yang datang menimpanya dia akan selalu menikmati setiap detiknya.
Renungan sebuah bencana
Related Posts
Satu Hari Cukup! Membedah Trend Tektok Gunung: Solusi Praktis atau Bikin Lelah?
Pernahkah kamu melihat postingan Instagram atau TikTok seorang teman yang jam 6…
Mengungkap Mitos Audiophile: Fakta atau Ilusi?
Pernah nggak, ngeliat seseorang dengan serius debat kusir soal kenapa kabel AUX…
Su(o)bjective
Sekedar berbagi pemikiran saja, akhir – akhir ini atmosfir di dalam media…